togel2000.com adalah website yang berisikan tentang Prediksi Togel , Singapore Pools , Togel Singapore, Hongkong Togel , Togel Online , Online togel , Togel TOTO, No Togel
Matchday 3 Liga Champion : FC Barcelona – Celtic
initialsatsat - Selasa, 23 Oktober 2012 - 0:39

Blaugrana kedatangan juara Skotlandia –Celtic, dalam lanjutan pertandingan liga champion 2012/2013 grup G selasa malam atau rabu dini hari waktu Indonesia. Barca sedang dalam kondisi krisis “pertahanan” menyambut laga matchday ke-3 ini. Pertahanan yang berarti bukan hanya bek saja, tetapi gelandang bertahan andalan Tito, yakni Sergio Busquets juga dipastikan absen karena kartu merah “konyol” yang diterimanya saat melawat ke Benfica di matchday-2 lalu. Meskipun pihak klub sudah melayangkan permintaan pengurangan hukuman menjadi 1 pertandingan (dari dua), UEFA belum juga memutuskan hal tersebut. Rekan Sergio yang lain yakni Pique, terakhir sudah mulai berlatih di gym untuk mengembalikan kebugaran, sementara Puyol, Alves dan Abidal masih dalam proses pemulihan cedera. Kemungkinan Pique diturunkan di pertandingan ini juga terbilang kecil, karena Tito sendiri sudah menargetkan Pique akan comeback saat laga melawan Rayo Vallecano di liga.
Krisis lini pertahanan di Barcelona memang sudah dalam tahap puncak, dan buktinya adalah laga terakhir di kompetisi domestik kontra Deportivo La Coruna, dimana para penyerang Barca bergantian mencatatkan namanya di papan skor, pun lawan bergantian membombardir gawang Victor Valdes. Tito kemungkinan akan meneruskan taktik yang sama saat meladeni Rival di CampNou, yakni “memaksa” Adriano untuk menemani Mascherano, dan Alex Song yang menggantikan posisi Sergio sebagai gelandang bertahan. Melihat laga saat kontra super depor yakni saat Masche mendapatkan kartu merah dan Tito lebih memilih Adriano daripada Marc Bartra (yang notabene murni berposisi CB) untuk mengawal lini belakang, sepertinya hal tersebut akan berulang rabu dinihari nanti.

Saat Barca sedang dalam kondisi buruk di belakang, lawan yang akan dihadapi justru sebaliknya. Juara liga champion 1967 ini dalam pertandingan terakhirnya di kompetisi domestik berhasil menjebol gawang St Mirren lima gol tanpa balas! . Padahal dalam pertandingan tersebut, Neil Lennon sengaja tidak menurunkan pemain inti semacam Commons, Forest bahkan Samaras, untuk menjaga kebugaran saat tandang ke CampNou selasa malam nanti. Dibandingkan dengan tuan rumah yang kehilangan 8 pemain, Celtic bahkan tidak kehilangan satu pemain pun karena cedera musim ini. Juara 43 kali liga skotlandia ini, sekarang berada di peringkat pertama klasemen sementara liga skotlandia.
Pertandingan dini hari nanti dipastikan akan berlangsung seru, karena Xavi Hernandez dkk akan menyerang lini pertahanan Celtic terus menerus, karena menyerang adalah pertahanan terbaik. Khusus di liga champion, penampilan Barca cenderung tidak terlalu meyakinkan, saat menang susah payah kontra Spartak Moskva dan Benfica. Apalagi Celtic mempunya kwartet pemain bertahan yang hebat dalam diri Lustig, Wilson, Mulgrew dan Izaguire. Sepertinya Messi dan dua rekan penyerang lainnya serta gelandang menyerang seperti Iniesta atau Cesc harus bekerja ekstra keras dalam melanjutkan tren sempurna musim ini. Skor akhir 3 -1 untuk kemenangan anak asuh Tito Vilanova dinihari nanti. Visca Barca!!

- Barcelona dalam kondisi krisis di lini pertahanan, saat Pique, Puyol, Alves dan Abidal sedang dalam kondisi cedera, pun Sergio Busquets yang harus absen karena kartu merah saat kontra Benfica, sehingga lubang di lini pertahanan Barca akan menjadi titik lemah di matchday-3 ini.
- Jika Tito tetap mempercayakan Song menjadi duet Mascherano, kemungkinan Xavi yang akan menggantikan posisi Sergio, meksipun Tito masih mempunyai JDS sebagai opsi
- Karena posisi Sergio sebagai ball-winning midfield, dan jika Tito merasa Xavi tidak cukup bagus di posisi tersebut, kemungkinan Song yang mengisi posisi tersebut, sehingga Adriano yang akan menemani “El Jefecito” di CB
- Montoya kemungkinan akan menjadi starter lagi sebagai RB dengan masih cederanya Alves
Update kondisi Celtic
- Anak asuh Neil Lennon berhasil mencetak lima gol di pertandingan terakhirnya di kompetisi domestik,dan memantapkan diri sebagai pemuncak klasemen
- Samaras yang bermain lebih bagus di sisi kiri, kemungkinan akan meneruskan posisi barunya tersebut
- Dengan mayoritas pemain cadangan saat pesta 5 gol tanpa balas di liga, Neil Lennon bisa kebingungan menentukan lineup saat kontra Barca
Perkiraan Lineup :
FC Barcelona (4-3-3) : Valdes, Montoya-Mascherano-Adriano-Alba, Xavi-Song-Cesc, Pedro-Messi-Iniesta
Celtic (4-2-3-1) : Forster, Lustig-Wilson-Mulgrew-Izaguire, Brown-Wanyama, Commons-Forrest-Samaras, Hooper
“Goals Show” di Riazor
initialsatsat - Minggu, 21 Oktober 2012 - 7:43

Start Barca yang diprediksi bakal berjalan mulus di kompetisi domestik setelah jeda internasional, ternyata berbanding terbalik dinihari tadi. Pertandingan yang membuat kedua pendukung kesebelasan bergantian menahan nafas, karena baik “super depor” ataupun Blaugrana bergantian mencetak gol. Pujian tersendiri buat tuan rumah, yang telah tertinggal tiga gol terlebih dahulu, mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 4 – 5. Tuan rumah mencetak dua gol melalui Pizzi, Bergantinos dan gol bunuh diri Jordi Alba, sedangkan tim tamu unggul berkat hattrick Lionel Messi, Jordi Alba dan Christian Tello.
Dengan tiga poin yang berhasil diraih oleh Cassillas dkk di pertandingan sebelumnya, berimbas dengan dipaksakannya Messi bermain sejak menit awal oleh Tito Vilanova. Tidak ada kejutan pada lineup Barca dinihari tadi, Tito lebih mempercayakan Song mengisi posisi CB untuk menemani Mascherano, alih-alih memainkan Bartra. Tello dan Villa menggantikan Alexis dan Pedro yang diberikan kesempatan istirahat oleh Tito. Barca unggul cepat di 17menit awal, lewat gol yang kesemuanya berasal dari open play. Jordi Alba, Tello dan Lionel Messi bergantian mencatatkan namanya di papan skor. Butuh hingga menit ke 37, tuan rumah berhasil memperkecil kedudukan lewat penalti Pizzi dan Bergantinos, memanfaatkan buruknya pertahanan dan penjaga gawang Blaugrana, sebelum peluit babak pertama ditiup, Messi berhasil menjauhkan jarak lagi, lewat gol cantiknya di menit ke-43.

Deportivo langsung bereaksi dengan cepat di babak kedua, lewat gol freekick cantik Pizzi di menit ke-47, lagi-lagi lewat buruknya pertahanan dan out of position nya Victor Valdes. Drama yang sempat terjadi di babak pertama, berlanjut di babak kedua, setelah buruknya kepemimpinan wasit dan diving pemain “super depor”, di menit ke-49, dua kombinasi tersebut membawa korban yang sama saat di babak pertama, yakni kartu kuning kedua untuk Mascherano, yang membuat Messi dkk praktis bermain hanya 10orang sejak menit ke-50. Kejutan dilakukan oleh Tito Vilanova saat berturut-turut dalam selang waktu 5menit langsung mengganti tiga pemain sekaligus semenjak bermain dengan 10 orang. Adriano, Pedro dan Xavi masing-masing masuk menggantikan Villa, Tello dan Pedro. Pergantian yang sangat sesuai kebutuhan, Adriano dibutuhan untuk menambal lubang di lini pertahanan, Pedro bermain lebar untuk menarik pemain bertahan lawan, dan Xavi untuk mengambil alih ritme permainan dari tuan rumah. Leo berhasil mencetak hattrick nya di menit ke-77 lewat gol indah setelah memperdaya dua bek tuan rumah. Dan hanya dua menit berselang, untuk yang kesekian kalinya, buruknya pertahanan dan penjagaan Valdes berujung gol bunuh diri oleh Jordi Alba. Hingga pertandingan berakhir, Barca berhasil meraup poin penuh di Riazor.
Absennya Pique dan Puyol lagi-lagi sangat berpengaruh bagi pertahanan Blaugrana di awal musim ini, meskipun Pep sendiri pernah menyatakan bahwa masalah timnya bukanlah di pertahanan, melainkan Barca sendiri sangat buruk saat kehilangan bola. Selama tim selalu mencoba merebut bola secepat mungkin dan merusak aliran bola lawan, maka kendali permainan akan tetap didapat. Musim 2010/2011 adalah musim yang spesial, karena di musim tersebutlah, pressing anak asuh Pep Guardiola mencapai persentase tertingginya. Oleh karena itu hadirnya Pique, Puyol plus Mascherano dengan recovery bola yang baik sangat dibutuhkan oleh Tito.

Salah satu pertandingan terbaik FC Barcelona di musim ini, dan seperti itulah seharusnya sepakbola dimainkan. Tidak masalah untuk kemasukan, asal mencetak lebih banyak gol lagi. Lebih baik kehilangan kesempatan mendapatkan 1 poin, daripada mengorbankan kemenangan yang berujung pada 3 poin. Filososi Tito Vilanova di tiap pertandingan yang sudah dijalani musim ini menunjukkan, bahwa “Tito berbeda dengan Pep Guardiola, Tito mempunyai ide-ide yang lebih jelas, apa yang dia mau dan apa yang harus kami lakukan” seperti dikutip dari pernyataan Xavi Hernandez. Pertandingan Sepakbola yang menarik bagi semua pecinta sepakbola, meski terselip fakta bahwa kekonyolan terjadi di dalamny. Buruknya wasit untuk penalti Deportivo La Coruna, kedua kartu kuning Mascherano, pun untuk Messi yang dianggap mengulur waktu pertandingan. Serta dua kali diving pemain tuan rumah yang membuat Barca harus kemasukan gol dan bermain dengan 10 orang. Wasit yang sama merugikan Barcelona musim lalu saat kontra Osasuna, gol Barca yang dianulir, gol offside Osasuna, dan penalti yang tidak diberikan, sehingga Barca kalah 3-2 musim lalu. Barcelona untuk sementara unggul 3 poin atas Atletico Madrid yang baru memainkan pertandingannya hari ini, dan tetap berjarak 8 poin dari rival sebagai juara bertahan, serta memperpanjang rekor sempurna di musim ini. Visca Barca!!!
Deportivo La Coruna 4 – 5 FC Barcelona
LaLiga jornada 8
Venue : Riazor
Gol :
Pizzi- Pen(26’), (47’), Bergantinos(40’), Jordi Alba- OG(79’)
Jordi Alba(3’), Cristian Tello(8’), Lionel Messi(18’, 43’, 77’)
Statistik Pertandingan :
Shots : 13(8) – 10(6)
Corner : 5 – 1
Fouls : 13 – 15
Akurasi umpan : 81% – 92%
Penguasaan Bola : 33% – 67%
Man of the Match : Lionel Messi
Next Match
UEFA Champions League : FC Barcelona – Celtic (24/10/2012)
Preview: Deportivo La Coruna – FC Barcelona
initialsatsat - Sabtu, 20 Oktober 2012 - 13:37

Dari 82 pertemuan antar kedua tim, Blaugrana bisa berbangga sedikit, karena berhasil 46 kali memenangkan pertandingan, 16 kali seri dan 20 kali kalah. Khusus untuk rekor away, Xavi dkk mempunyai rekor 14kali menang,10 kali seri dan 17kali kalah. Pertemuan terakhir di Riazor, Barca bahkan berhasil membungkam tuan rumah 4 gol tanpa balas lewat gol David Villa, Lionel Messi, Andres Iniesta dan Pedro Rodriguez.

Check This Out ! Togel Hari ini, Singapore pool, togel singapore, Singapore togel , togel hongkong, pasang togel, info togel, nomor togel
Setelah melakoni tugas membela negara, beberapa pemain kemungkinan akan diistirahatkan oleh Tito Vilanova, seperti yang pernah terjadi bulan lalu, saat Barca kontra Getafe. Tetapi tren yang ditunjukkan saat itu adalah Barca menunjukkan permainan bagus justru saat setelah jeda internasional yang dibuktikan dengan hasil akhir di papan skor, yakni empat gol berbanding satu. Kemungkinan Messi akan diistirahatkan seperti yang telah terjadi saat terakhir kali Barca kembali berlaga di kompetisi domestik setelah jeda timnas. David Villa yang hampir tidak melakukan apa-apa untuk timnas Spanyol, kemungkinan besar juga akan menjadi starter di pertandingan kali ini. Sementara itu Montoya juga bisa menjadi starter di pertandingan ini karena cedera yang dialami oleh Dani Alves di laga pekan ke-7 saat kontra Madrid. Hal yang menarik adalah berani atau tidaknya Tito mempercayakan posisi CB kepada Marc Bartra, karena jika rival yang bermain terlebih dahulu berhasil meraup poin penuh, justru Tito akan memainkan tim terbaiknya, dengan resiko kondisi yang sedikit lelah tentunya, atau Song lagi-lagi akan dipercaya menemani Mascherano di sentral pertahanan Blaugrana.

Dengan rekor selalu menang dari 11 pertandingan tandang di liga musim ini, serta tidak kebobolan dalam 3 pertemuan terakhir dengan “super depor”, ditambah tuan rumah yang belum pernah menang di tiga pertandingan terakhirnya di liga, Messi dkk bisa dengan mudah meraup poin penuh di pekan ke-8 kali ini dan menjaga jarak dengan Atletico Madrid yang baru akan bermain sehari berselang. Dan terus menekan rival di jalur perebutan LaLiga musim 2012/2013. Skor akhir 0 – 4 untuk Blaugrana. Visca Barca!!
Deportivo La Coruna – FC Barcelona
LaLiga jornada 8
venue : Riazor (34.600)
Wasit : Paradas Romero
Kemungkinan Line up :
Valdes
Montoya-Song-Mascherano-Alba
Cesc-Sergio-Iniesta
Pedro-Villa-Alexis
Laporan dari Regional : Nobar dan Futsal FCBI_Jakarta
Hafis - Sabtu, 20 Oktober 2012 - 3:24

Sekitar pukul 00.30 kondisi cafe semakin penuh, lagu el chant del barca mulai bergema lalu disambung dengan chants barca lainnya.
Sekitar 10 menit sebelum kick off para pendukung barcelona sempat menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai tanda persaudaraan terhadap fans klub rival. Kick off dimulai tepat pukul 01.00 dan seperti biasa, el chant del barca langsung dikumandangkan oleh para cules yang hadir. Chants terus bergema hingga akhirnya Ronaldo mencetak gol yang sempat membuat sedikit semangat cules berkurang, namun 2 menit kemudian chants barca kembali terus bergema. Saat messi berhasil menyamakan kedudukan susana semakin panas namun tetap damai tanpa ada kerusuhan.


Sparing Futsal FCBI Regional Jakarta vs Detik Forum FC
Minggu, 14 Oktober 2012, Tim futsal FCBI Jakarta diundang sparing
oleh DFFC Jakarta (Detik Forum Futsal Club) yang berlokasi di Maestro
Futsal. Waktu menunjukan pukul 13:30 WIB tim futsal FCBI Jakarta telah
sampai di tempat, panas terik matahari pun tidak menurunkan semangat
kami.Waktu hampir menunjukan pukul 14:00 WIB dan kami pun segera bergegas untuk mengganti baju dengan jersey kebanggaan. Akhirnya waktu telah menunjukan pukul 14:00 WIB dan kami pun langsung memasuki arena futsal yang tepatnya berada di lapangan 3. Pemanasan langsung dilakukan tim FCBI Jakarta dan dipimpin oleh sdr. Agung Dp selaku koordinator divisi futsal. Begitupun dengan DFFC yang tidak luput untuk melakukan pemanasan.

Disini terlihat jelas fisik para pemain sedang di uji, baik itu FCBI Jakarta dan DFFC sama-sama tampak kelelahan. Kick Off babak kedua pun dimulai tepat pukul 15:00 WIB. Rotasi kembali dilakukan dari mulai pergantian kiper sampai pemain-pemain dari kedua tim. Di 20 menit waktu berjalan FCBI Jakarta tampak mulai santai dalam mengatur tempo permainan dan terbukti skor sangat mencolok untuk keunggulan FCBI Jakarta kala itu menjadi 16-9. Rotasi pun dilakukan seakan kami sudah di atas angin dan kami mencoba mengistirahatkan para pemain-pemain inti FCBI Jakarta, sebaliknya DFFC memasukan kembali para pemain inti mereka. Kami pun sempat terkejar kembali, namun akhirnya saat peluit panjang babak kedua dibunyikan, FCBI Jakarta berhasil mengungguli DFFC dengan skor 16-14.
Walaupun sempat terkejar tetapi kami puas akan kemenangan ini, ini adalah kemenangan kedua dalam dua kali pertandingan dimana sebelumnya kami menghadapi MCFCI Jakarta (Manchester City Fans Club) setelah pengurus lama mengundurkan diri. Terimaksih kami ucapkan kepada DFFC yang telah bersedia sparing bersama kami. Kegiatan futsal ini juga terbuka bagi seluruh cules di sekitar jakarta, bila tertarik silahkan bergabung dengan kami, untuk jadwal latihan rutin bisa di cek di twitter kami @FCBI_jakarta atau kontak langsung dengan KorDiv Futsal yaitu Agung dp di nomor 082121158591. (@moroncrew / @istian)
live report from fcbi regional jakarta.
Messi, Spesialis Baru Barca Punya?
primsa - Jum`at, 19 Oktober 2012 - 7:27

Buat Messi, menjadi motor bagi Albiceleste atau tim nasional Argentina harus dilakoni sama baiknya dengan saat berbaju biru merah Blaugrana alias Barcelona. Bermain penuh dalam dua partai terakhir bersama Argentina, Messi kembali menunjukkan kontribusi gol bagi negaranya. Namun, bila melihat caranya mencetak gol kedua saat menjamu Uruguay, ditambah kemiripan gol saat membela klub belakangan ini, terlihat terjadi sedikit pergeseran soal tren gol Messi. Dalam hitungan dua jeda internasional terakhir dan sejak musim 2012/2013 dimulai, Messi telah mencetak empat gol lewat tendangan bebas, hal baru yang mulai tampak lazim darinya.
Sepanjang karirnya baik di klub maupun tim nasional, Messi lebih kita kenal sebagai pemain yang lincah berkelit diantara kawalan bek-bek lawan. Soal urusan gol, Messi pun lebih kita kenal dengan gol-gol jarak dekat lewat situasi satu lawan satu langsung terhadap kiper di area kotak penalti lawan. Kontribusi lain, soal assist. Messi yang kita kenal biasanya mengantar umpan pendek terukur ke pencetak gol yang posisinya mapan di depan mulut gawang lawan. Begitulah Messi yang biasa kita kenal.
Setelah jeda periode Oktober ini, sepertinya kita harus mengenal Messi dengan ciri khasnya yang lain. Dia tercatat telah mencetak empat gol lewat tendangan bebas langsung selama musim 2012/2013 ini. Padahal ini bukanlah gaya Messi. Keempat gol tersebut dihasilkan dalam rentang enam minggu terakhir sejak El-Clasico edisi Piala Super Spanyol 2012 digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid.
Pengakuan akan kualitas gol yang dicetaknya melalui tendangan bebas turut dilontarkan oleh Jose Mourinho, pelatih tim yang gawangnya dibobol Messi masing-masing pada 29 Agustus 2012 di Madrid dan 7 Oktober 2012 di Camp Nou, Barcelona. Mou dengan jujur mengakui sulit bagi Iker Casillas untuk menutup gawang Madrid dari tendangan bebas seperti yang dilakukan oleh Messi. Walaupun gol-gol tersebut tidak mampu mendatangkan tiga poin penuh bagi Barca, tapi setidaknya dengan gol tersebut Barca sempat memiliki harapan untuk mengambil kendali permainan saat berlaga melawan Madrid. Dengan cara yang nyaris serupa dengan gol ke gawang Madrid itu pula Messi mencetak gol ke gawang Paraguay pada pertandingan penyisihan Pra Piala Dunia 2014 tanggal 7 September 2012. Sebuah gol dari bola mati yang dilambungkan dari area depan kotak penalti lawan.
Gol terakhirnya lewat tendangan bebas saat melawan Uruguay pada Jumat, 12 Oktober 2012, kemarin ternyata memberikan sensasi lebih dari sosok Messi. Dari area yang hampir sama dengan gol-gol tendangan bebas sebelumnya, Messi justru menendang bola menyusur tanah menembus celah antara rumput dan sepatu pemain-pemain Uruguay yang serempak melompat. Trik ini boleh dibilang cerdas karena memerlukan analisa timing yang benar-benar akurat.

Sedikit mundur ke belakang, ada satu lagi (mantan) pemain Barca yang pernah mencetak gol lewat tendangan bebas rendah. Rivaldo Vitor Barbosa Fereira melakukannya pada 18 October 2000 saat Barca melawat ke Stadion San Siro dalam edisi matchday 4 Liga Champions 2000/2001. Ia melakukannya pada menit 19 untuk mengecoh gawang AC Milan yang dikawal Christian Abbiati. Sayangnya, walau Rivaldo berhasil mencetak hat-trick pada laga tersebut, pertandingan harus berakhir seri dengan skor 3-3. Di ujung penyisihan grup, Barca menduduki posisi tiga Grup H dan hanya mendapat jatah tiket ke Piala UEFA, yang kini berganti nama menjadi Liga Eropa.

Rivaldo, Ronaldinho dan Messi adalah produsen langka gol lewat tendangan bebas rendah yang pernah atau masih bermain untuk Barca. Walau mereka bertiga mencetaknya lewat spesialiasi kaki yang berbeda, namun tetap saja gol dengan cara seperti ini adalah rumit. Setiap musim kita bisa saja melihat bermacam-macam gol oleh pemain Barca lewat tendangan bebas langsung yang dilambungkan, namun belum tentu dengan yang menyusur tanah. Periode terjadinya pun berselang lama, pada tahun 2000 oleh Rivaldo, 2006 oleh Ronaldinho dan 2012 oleh Messi. Bayangkan, Barcelonistas harus menunggu setiap enam tahun untuk melihat salah seorang penghuni Camp Nou melakukannya, entah saat membela panji klub langsung ataupun bendera tim nasional. Bahkan, kalau kita tarik ke ajang sepakbola secara keseluruhan, gol lewat tendangan bebas rendah pun sangat jarang terjadi. Woww…
Tendangan menyusur tanah, selain tetap dipengaruhi oleh angin, juga mengalami hambatan saat menerpa rumput lapangan. Bila tak mau dihambat oleh rumput, tinggi bola hasil sepakan harus diatur supaya tidak pula menyentuh kaki pagar betis yang melompat karena pasti akan mempengaruhi arah dan kelajuan bola. Bisa jadi dengan kerumitan ini pula maka kita lebih sering menyaksikan gol lewat tendangan bebas yang dilambungkan melewati kepala pagar betis dibandingkan dengan yang disusurkan melalui celah di bawah kaki pagar betis yang melompat.
Sudah cukup lama, setelah kepergian Ronaldinho, Barca belum lagi memiliki spesialis tendangan bebas langsung yang mumpuni, apalagi dengan variasi bola lambung dan menyusur tanah yang sama akuratnya. Messi mulai menunjukkan potensinya, semoga kelak ia pun jadi rajanya.
Visca Barca!
Demikianlah Artikel yang kami buat, Ayo bergabunglah bersama kami selaku no togel hari ini, togel online Singapore, agen togel online, agen togel Singapore, agen togel, online togel





